Showing posts with label Motivasi islami. Show all posts
Showing posts with label Motivasi islami. Show all posts

Download Free Flash Tajwid , Belajar Mudah Membaca Al-Qur'an

Di dalam membaca Al-Qur'an yang baik dan benar kita harus mengetahui hukum bacaannya atau lebih dikenal dengan TAJWID, dari mulai SD atau pun Madrasah kita sudah mulai dikenalkan dengan Tajwid seperti qalqalah, idghom, waqof, ikhfa dan lain-lain. Namun manusia biasa seperti saya sangat sulit untuk menghafal hukum-hukum Tajwid karena cukup banyak padahal dari mulai SD sampai SMA pasti dalam mapel Pendidikan Agama Islam ada materi yang mempelajari tentang tajwid dan setiap ujian saya selalu kesulitan saat menghadapi soal yang pertanyaannya tentang hukum bacaan, namun sekarang terdapat berbagai metode menarik agar mudah dalam mempelajari tajwid atau hukum bacaan Al-Qur'an, salah satu diantaranya yaitu dengan metode visulalisasi menarik pada layar komputer maupun TV, kali ini saya akan berbagi Program Flash Tajwid Lengkap dengan contoh dan bunyinya, karena jika kita dapat memahami dan menerapkan hukum bacaan Al-Qur'an secara benar maka dalam kita membaca Al-Qur'an akan lebih bagus, indah dan sesuai dengan artinya.

ini adalah tampilan Program Flash Tajwid Lengkap




oke bisa didownload di sini
semoga aplikasi ini dapat bermanfaat dalam membantu anda dalam belajar membaca Al-Qur'an.
terimakasih!!!

Download Murattal Al-Qur'an Juz 30 Syeikh Abdurrahman As-Sudais


Murratal Al-Qur'an merupakan bacaan tartil  yang baik dan benar, dengan isi dari ayat-ayat Al-Qur'an yang menabjubkan dan dipadu dengan bacaan tartil yang baik dan benar menjadikan lantunan tiap ayat Al-Quran menjadi sangat indah karena sumber dari Al-Qur'an adalah dari Yang Maha Indah.

Semoga Bermanfaat !!!
Dan jangan lupa bagikan kepada saudara-saudara kita yang lain agar lebih berkah. Aamiin
Terimakasih

Alasan saya pingin menjadi seorang Wirausaha


Sebuah negara dapat mencapai kemakmuran jika minimal 2,5 % dari penduduknya adalah seorang pengusaha

Saya tertarik menjadi seorang pengusaha semenjak kecil, dan pada saat itu saya telah menjalankan bisnisjual  beli hp serta perbaiki hp teman  yang saya jalankan dengan menggunakan media internet maupum offline sampai sekarng yang masih saya lakukan yakni jasa pembuatan website, bisnis baju metal, bisnis cindra mata, bisnis online dan offline, masih banyak lagi lah,,.  Bisnis ini saya mulai sebelum saya mempunyai keinginan untuk menjadi seorang pengusaha, karena bisnis tersebut saya lakukan hanya dikarenakan adanya kesempatan untuk memulai, sehingga tidak ada target yang ingin saya capai dengan bisnis tersebut . Alhamdulillah, hingga kini bisnis clothing saya tersebut masih berjalan dan saya ingin mengembangkannya agar bisa menjadi bisnis yang profitable .

Menjadi seorang pengusaha tidak hanya butuh teori, namun pengalaman dalam menjalankan usaha juga sangat penting. Bpk Dahrul Iskan ( CEO Jawa Pos Group dan Dirut PT.PLN ) dalam Grand Seminat IEC 2011 berkata “ Kita harus cepat dalam memulai bisnis, agar cepat gagal. Karena dari kegagalan tersebutlah kita dapat belajar untuk menjalankan bisnis yang lebih baik “ .  Dari pernyataan tersebut dapat kita ambil pelajaran bahwa kita harus menjadi seorang pengusaha sedini mungkin. Setiap ada peluang untuk memulai suatu usaha, maka kita harus cepat bergerak. Banyak orang yang hanya berfikir tentang usaha yang akan dilakukannya, tanpa adanya langkah kongkrit untuk mewujudkan hal itu, dan hal inilah yang harus diubah oleh masyarakat kita .

Ada beberapa alasan yang menjadikan saya ingin menjadi seorang pengusaha. Alasan-alasan yang akan saya utarakan merupakan motivasi saya untuk menjadi seorang pengusaha, sehingga mungkin alasan yang saya utarakan berbeda dengan orang lain .

Pertama, panutan saya adalah seorang pengusaha . Sebagai seorang muslim , panutan saya adalah Nabi Muhammad SAW , dimana beliau adalah seorang pengusaha . Nabi Muhammad SAW sudah belajar berdagang semenjak beliau kecil, semenjak masih dalam asuhan Halimah yang mengasuh beliau saat beliau masih kecil. Beliau selalu menjunjung tinggi kejujuran dalam setiap transaksi perdagngan yang dilakukan, sehingga tak heran jika akhirnya barang dagangannya laris diburu pembeli .
Bukan hanya Nabi Muhammad saja yang menjadi seorang pengusaha, namun banyak dari sahabar-sahabat beliau yang menjadi seorang pengusaha. seperti Utsman bn Affdan dan Abu Ubaidah .  Rata-rata dari para sahabat tersebut ialah mereka adalah yang menyumbangkan sebagian dari harta mereka saat kaum muslimin membutuhkan dana , dan membantu kaum fakir miskin yang dilanda kesulitan ekonomi. Mereka dengan ikhlas memberikan sebagian harta mereka karena mereka tahu dan yakin bahwa setiap sen harta yang mereka miliki adalah titipan dan mereka harus menggunakannya untuk hal yang baik .

Kedua, dengan menjadi pengusaha kita bisa membantu lebih banyak orang . Untuk membantu orang , kita tidak harus menjadi seorang pengusaha . Namun, untuk membantu lebih banyak orang, kita perlu menjadi seorang pengusaha . Kenapa saya berkata lebih banyak orang ? Untuk membantu seseorang, siapapun bisa melakukannya. Ketika ada pengemis di pinggir jalan dan kita memberinya uang, maka kita dapat dikatakan membantu pengemis tersebut. Ketika ada teman kita yang mengalami musibah, kita memberinya bantuan, maka kta bisa disebut membantu teman kita tersebut, dan hal itu bisa dilakukan oleh semua orang, asalkan ia mempunyai niat.

Seorang pengusaha saya katakan dapat membantu lebih banyak orang karena saat ia memiliki seorang karyawan, maka ia telah membantu karyawan tersebut untuk memenuhi kebutuhan hidupnya. Jika karyawan tersebut telah mempunyai keluarga, maka skala yang dibantu oleh keluarga tersebut semakin meluas. Saat ia menggaji karyawan tersebut, berarti ia telah membantu kehidupan keluarga tersebut, ia telah membantu anak dari karyawannya agar anaknya bisa mengenyam bangku sekolah . Dan hal itu bisa dilakukan seorang pengusaha hanya dari seorang karwayan,. Bagaimana bila ia mempunyai 10 ? 100 ? atau bahkan ribuan karyawan ? berarti semakin banyak pula orang yangia bantu, dan hal itu hanya bisa dilakukan oleh seorang pengusaha .
Selain itu, dengan menjadi seorang pengusaha berarti kita telah membantu pemerintah kita dalam penyediaan lapangan pekerjaan .  Bukan rahasia lagi jika saat ini banyak sarjana dari perguruan tinggi yang menjadi seorang pengangguran, dan kita tidak bisa sepenuhnya menyalahkan pemerintah akan hal ini. Menjadi seorang pengusaha atau karyawan adalah pilihan hidup , kita bisa memilih salah satu diantara keduanya dengan menaggung resiko masing-masing. Sehingga , bila kita tidak ingin menjadi beban bagi pemerintah maupun bagi orang tua kita karena tidak kunjung mendapatkan pekerjaan, maka saya pikir menjadi pengusaha adalah sebuah pilihan yang tepat .

Ketiga, dengan menjadi seorang pengusaha kita akan memiliki waktu lebih bersama keluarga .  Keluarga adalah salah satu elemen terpenting dalam hidup kita, apapun akan kita lakukan untuk membahagiakan keluarga kita .  Dengan menjadi seorang pengusaha, saya pikir kita akan mempunyai waktu yang lebih bersama keluarga kita . JIka kita menjadi seorang karyawan, bisa saja saat Hari Raya Idhul Fitri kita masih dituntut untuk bekerja sehinga tidak bisa berkumpul dengan keluarga tercinta, namun tidak jika kita sebagai pemilik usaha. Kita bisa berlibur beberapa hari untuk berkumpul dengan keluarga kita di hari yang bahagia tersebut.  Selain itu, saat anak-anak kita sedang menjalani liburan kita bisa menemani mereka untuk menjalani waktu-waktu yang berharga sebagai sebuah keluarga, yang tidak semua karyawan bisa melakukannya karena adanya batas cuti yang ditetapkan oleh setiap perusahaan . Namun tentunya semua itu dilakukan dengan pertimbangan agar tidak mengganggu bisnis yang sedang kita jalani .
Itulah 3 alasan utama yang mendorong saya untuk menjadi seorang pengusaha. Saya tidak ingin menjadi pengusaha yan bekerja terlelu keras hingga melupakan keluarga dan kebutuhan rohani. Saya ingin menjadi seorang pengusaha yang seimbang , yang menjalankan bisnis, memperhatikan keluarga, dan yang menjalankan kewajiban sebagai pemeluk agama dengan baik .

Salam pengusaha !

28 Manfaat Membaca Shalawat

Banyak sekali hikmah dan fadhilah membaca shalawat.Perintah dari Allah SWT dan anjuran untuk mendawamkan shalawat dari hadits dan para ulama tentu sja memiliki keutamaan tersendiri.

Untuk memotivasi diri pribadi khususnya dan orang islam lain pada umumnya untuk menggairahkan bershalawat kepada Rasulullah SAW, berikut ini beberapa fadhilah dan keutamaan membaca Shalawat.



28 Manfaat Membaca Shalawat:
  1. Melaksanakan perintah Allah SWT.
  2. Diangkat sepurluh derajat atas kedudukannya di sisi Allah SWT.
  3. Dituliskan bagi pembaca shalawat sepuluh kebaikan dan dihapuskan sepuluh kejelekan.
  4. Memperoleh limpahan rahmat dan kebajikan dari Allah SWT.
  5. Memperoleh kebajikan, mengangkat derajat, menghapus kejahatan, kesalahan dan dosa.
  6. Memperoleh pengakuan kesempurnaan iman bila membacanya 100 kali.
  7. Menjauhkan kerugian, penyesalam dan digolongkan ke dalam golongan orang-orang shaleh.
  8. Mendekatkan diri kepada Allah SWT.
  9. Memperoleh pahala seperti memerdekakan hamba sahaya.
  10. Memperoleh syafa'at dari Nabi Muhammad SAW.
  11. Memperoleh penyertaan dari malaikat rahmat.
  12. Memperoleh hubungan yang rapat dengan Nabi Muhammad SAW. Sebab jika seseprang bershalawat dan mengucapkan salam kepada Nabi Muhammad SAW, maka shalawat dan salamnya disampaikan kepada Beliau.
  13. Membuka kesempatan berkomunikasi dengan Nabi SAW dalam keadaan terjaga.
  14. Menghilangkan kesusahan, kegundaham dan melapangkan rezeki.
  15. Melapangkan dada dan hati yang sempit bila seseorang membacanya 100 kali.
  16. Menghapuskan dosa bila seseorang membacanya 3 kali setiap hari.
  17. Menggantikan sedekah bagi orang-orang yang tidak mampu bersedekah.
  18. Melipatgandakan pahala yang diperoleh terutama bila seseorang banyak membaca shalawat di hari Jumat.
  19. Mendekatkan kedudukan kepada Rasulullah SAW di Hari Kiamat.
  20. Menjadikan sebab doa kita diterima dan dikabulkan Allah SWT.
  21. Melepaskan diri dari kebingungan di Hari Kiamat.
  22. Memenuhi stu hak Rasulullah SAW atau memenuhi suatu ibadah yang diwajibkan Nabi SAW kepada umatnya.
  23. Dipandang sebagai seseorang yang mencintai Rasulullah SAW.
  24. Dikabulkan segala hajat atau kebutuhannya.
  25. Membuat orang yang membacanya menjadi ingat atas segala hal yang dilupakannya.
  26. Menghilangkan perasaan pelit.
  27. Menyelamatkan pembacanya dari kejahatan orang yang mendoakan keburukan baginya.
  28. mengundang keberkahan.

Begitu banyaknya khasiat membaca shalawat untuk Baginda Rasulullah SAW, jadi tunggu apalagi, mari kita bersama-sama mendawamkan / melanggengkan / rutin membacanya setiap hari dan sebanyak mungkin bahkan sebelum berdoa, sebelum tidur dan sebelum berkatifitas lainnya. 


Anda orang biasa saja? Bukan artis? Bukan konglomerat? Bukan ilmuwan? Bukan orang terkenal? Jangan khawatir, kami akan memberikan tips untuk anda. Tips yang akan membuat anda menarik, menjadi pribadi penuh pesona. Inilah 19 rahasia menjadi pribadi penuh pesona yang kami kembangkan dari pemikiran dr. Yul Iskandar, DSJ., MBAP.,MASRS., PhD. 1. Berubahlah dengan waktu dan tempat! Jangan selalu menuruti perasaan negatif, seperti: merasa bosan, lelah, jenuh,tersiksa dengan tempat atau masa lalu. Tersenyumlah, dan dunia akan tersenyum bersama anda! Menangislah, dan anda akan menangis sendirian! Mutiara kata ini mengisyaratkan agar kita selalu berbahagia dimana pun kita berada dan kapan pun. Jika kita merasa sebagai orang yang paling sedih atau menderita di dunia ini, yakinlah bahwa masih banyak orang lain yang lebih menderita daripada kita. 2. Carilah kenalan, teman,sahabat, relasi sebanyak-banyaknya! Sering-seringlah bepergian, menjelajahi dunia. Semakin sering anda bertemu dan berinteraksi dengan banyak orang, maka kepribadian anda akan semakin matang tanpa anda sadari. 3. Cintailah orang lain seperti mencintai diri sendiri.Dengan cinta, hidup menjadi indah, persahabatan menjadi langgeng, dan silaturahmi tetap terbina. Tentunya cinta yang diberikan secara tulus tanpa pamrih, tanpa mengharap balasan kecuali dari Allah semata. 4. Hargailah dan nikmatilah alam. Dengan menghargai alam, jiwa menjadi tenang. Dengan menikmati alam hati menjadi senang. Temukanlah rahasia sesuatu itu tampak menarik, misalnya: bunga yang mekar, surya yang bersinar, sawah yang terhampar. 5. Hargailah orang lain. Misalnya dengan cara membuatnya bahagia, tersenyum, tertawa, memberi pujian yang tulus. Membahagiakan orang lain akan membuatnya membahagiakan kita di saat yang tak terduga, percayalah! 6. Jaga tingkah laku. Banyaklah mendengarkan dan berpikir daripada berbicara, kecuali bila waktunya untuk berbicara. Dengan menjaga lisan dan perbuatan kita, berarti setengah pertempuran hidup telah kita menangkan. 7. Jangan kekanak-kanakan. Sikap dewasa menunjukkan kepribadian yang kuat dan mempesona. Betapa banyak orang tua yang bahkan belum dewasa! Salah satu tanda kedewasaan seseorang antara lain adalah dari sikap, tutur kata, dan caranya di dalam mengambil keputusan secara arif dan bijaksana. 8. Jangan mencari kesalahan orang lain. Hidup kita terlalu singkat untuk melakukan hal ini. 9. Jangan rendah diri. Sudah seharusnyalah kita menerima dan memperbaiki kekurangan kita tanpa pernah merasa minder atau kecil di depan orang lain. Percayalah, tidak seorang manusia pun yang sempurna di muka bumi ini! 10. Jangan sombong. Ketahuilah bahwa selalu ada yang lebih daripada kita. Kesombongan menandakan kekosongan. 11. Kembangkan minat pada berbagai hal. Jangan membatasi diri anda, perluas bakat, minat, kemampuan, pengetahuan, dan keahlian anda. Memiliki satu keahlian atau spesialisasi akan terasa lebih baik dan sempurna jika ditunjang dengan keahlian dalam bidang yang lainnya, sehingga anda akan semakin "bersinar" dan penuh pesona. 12. Selalu baik pada orang lain. Jangan pernah merasa dendam sekalipun kepada orang lain, bahkan kepada mereka yang pernah menyakiti kita. Cintailah yang di bumi, niscaya yang di langit akan mencintaimu. 13. Selalu belajar. Semakin sering anda belajar, maka semakin banyak yang anda ketahui. Ilmu ini dapat menjadi lahan amal bagi anda, sehingga anda merasakan nikmatnya berbagi dan indahnya ilmu. 14. Selalu mengikuti informasi dan perkembangan terkini tentang apapun. Dengan banyak mengetahui hal yang paling baru, maka anda akan tampil semakin percaya diri dan penuh pesona. Semakin banyak hal baru yang anda tahu, maka akan semakin banyak pula yang mencari dan mengejar anda...yakinlah! 15. Selalu tegap, sigap, dan siap. Posisi atau postur tubuh anda di dalam berkomunikasi dengan orang lain akan mengungkapkan siapa diri anda yang sebenarnya. Oleh karenanya, milikilah rencana, target, dan strategi (persiapan) yang matang dan semangat yang tak pernah pudar! 16. Selalu tersenyum pada orang lain. Orang akan lebih senang melihat wajah yang dihiasi senyuman daripada wajah yang selalu disertai ratapan atau keluhan. 17. Senang bekerja sama dengan orang lain. Inilah yang membuat jaringan (network) kita semakin luas, erat, dan kuat. 18. Senang menolong orang lain. Dengan gemar menolong orang lain, maka pada hakikatnya kita menolong diri kita sendiri. Semakin banyak orang yang kita tolong, maka akan semakin sering pula kita ditolong oleh Allah dengan cara-Nya yang tak terduga. 19. Terimalah nasib apa adanya. Tetaplah tenang dan tabah, ingatlah bahwa "badai pasti berlalu" dan "roda itu berputar". Jangan suka mengeluh, menggerutu, atau bahkan mencaci-maki nasib. Jangan sampai ber

"Bangga Menjadi Muslim"

Allah SWT berfirman, yang artinya: "Dialah (Allah) yang telah menamakan kamu sekalian Muslimin dari dulu dan didalam , supaya Rasul itu menjadi saksi atas diri kalian dan supaya kamu semua menjadi saksi atas segenap manusia, maka dirikanlah shalat, tunaikanlah zakat dan berpeganglah kamu pada tali Allah. Dialah Pelindungmu, maka Dialah sebaik-baik Pelindung dan sebaik-baik Penolong." (Q. S. Al Hajj:78) Saat ini kebanyakan orang bangga dengan nama dan julukan serta gelar yang disandangnya, namun enggan menyandang julukan sebagai Muslim. Hingga banyak diantara mereka yang enggan menyatakan dan menampakkan bahwa dirinya muslim. Sebagian lagi malah lebih parah, mereka banyak yang bangga mendapat julukan dan sebutan yang negatif dan buruk dan bangga akan keburukan dan kejahatan yang mereka lakukan. Sementara itu yang muslim ada juga yang tidak puas dengan titel muslim saja, maka mereka menambahinya dengan embel- embel yang tak jelas juntrungannya. Seperti tambahan liberal, subtantif, moderat dan lain sebagainya. Tidak puas dengan diri sendiri, mereka juga menjuluki muslimin lain dengan bermacam-macam, seperti ekstrim, fundamentalis dan lain sebagainya. Adalah julukan dan predikat sebagai muslim merupakan penghormatan dan kemuliaan dari Allah Sang Pencipta Alam yang langsung menamakan orang-orang yang beriman dengan julukan tersebut. Lalu apakah yang membuat orang- orang enggan menampakkannya? Mungkin yang paling menonjol adalah timbulnya pandangan di kalangan Muslimin bahwa dunia itu segalanya, dan orang yang memiliki kedudukan, harta di dunia memiliki kemuliaan di atas mereka. Sehingga menimbulkan rasa rendah diri di hadapan kemewahan dunia. Seharusnya sebagai muslim kita justru harus bahagia dan gembira. Sebab jika kita tidak dapat dunia, masih ada akhirat. Sedangkan orang- orang kafir, walaupun dapat dunia tapi tidak dapat apa-apa di akhirat. Renungkanlah firman Allah SWT yang artinya: "Barangsiapa yang menghendaki kehidupan dunia dan perhiasannya, niscaya Kami berikan kepada mereka balasan pekerjaan merekadi dunia dengan sempurna, dan mereka di dunia itu tidak akan dirugikan. Itulah orang-orang yang tidak memperoleh apa-apa di akhirat kecuali neraka, dan lenyaplah segala yang mereka usahakan di dunia serta sia- sialah segala yang telah mereka kerjakan." (Q. S. Huud: 16) Sebagai muslim kita harus bangga menampilkan diri dalam warna keislaman. Dari segala segi kehidupan dengan segala corak dan warnanya. Bukankah agama kita, Islam merupakan agama yang sempurna? Di dalamnya terdapat segala aturan dan bimbingan untuk segala bidang kehidupan. Dari hal sekecil buang air dan meludah saja kita sudah dibimbing dan diarahkan untuk tampil sebagai muslim yang berbeda dari orang-orang kafir, apalagi dalam perkara yang lebih besar. Jikalau seseorang mengamati ajaran Islam, niscaya ia akan mendapatkan bahwa Islam memberikan pemeluknya identitas dan jati diri yang jelas, agar dengan mengetahui dan menyadari hakekat dirinya, ia dapat menempuh kehidupan dunia ini dengan baik dan selamat. Suatu hal yang tidak akan pernah ditemukan pada agama lain. Kita tidak boleh ragu mengatakan bahwa kita muslim dan Islam adalah agama yang lurus dan benar. Jangan termakan hasutan orang- orang pluralisme agama. Karena hal sebenarnya orang-orang yang bingung tidak tahu mau kemana. Renungkan dan camkanlah firman Allah SWT yang artinya: "Siapakah yang lebih baik ucapannya daripada orang yang menyeru kepada Allah, mengerjakan amal shaleh dan berkata: "sesungghnya aku termasuk orang-orang yang berserah diri (muslimin)." (Q. S. Fushshilat: 33) Dalam banyak hal kaum muslimin selalu jadi bahan tertawaan dan cemooh dari orang-orang yang banyak berdosa. Kesabaran adalah senjata pemusnahnya, karena memang itulah tabiat mereka, sebagaimana yang terdapat dalam firman Allah SWT, yang artinya: "Sesungguhnya orang-orang yang berdosa adalah mereka dahulunya (di dunia) mentertawakan orang-orang yang beriman. Dan apabila orang-orang beriman lewat di hadapan mereka, mereka saling mengedip-ngedipkan mata. Dan apabila orang-orang berdosa itu kembali kepada kaumnya mereka dalam keadaan senang (karena telah mengejek orang- orang beriman). Dan apabila mereka melihat orang-orang beriman, mereka berkata: "sesungguhnya mereka ini benar-benar orang yang sesat. Padahal mereka tidak diutus untuk menjadi penjaga bagi orang-orang beriman. Maka pada hari ini, orang-orang yang berimanlah yang mentertawakan orang-orang kafir, mereka duduk di atas dipan-dipan sambil memandang. Sesungguhnya orang-orang kafir telah diberi ganjaran terhadap apa yang dahulu mereka kerjakan." (Q. S. Al muthaffifiin: 29-36) Biarkanlah mereka begitu, dan jangan merasa rendah diri di hadapan mereka. Persiapkanlah bekal untuk menjadi orang yang mentertawakan mereka di akhirat nanti dengan bertaqwa