Wisata Alam Dibengkalis (RIAU KU)



1. Pantai Rupat Utara Tanjung Medang
Pantai Rupat Utara Tanjung Medang berlokasi di Kecamatan Rupat. Kawasan Pantai Pasir Panjang adalah Tanjung Medang, Teluk Rhu dan Tanjung Punak di Kecamatan Rupat dan berhadapan langsung dengan Kota Dumai, dengan mudah dapat dicapai karena dari Dumai tersedia transport laut untuk penumpang umum. Pasir di pantai ini berwarna putih dan bersih yang memungkinkan pengunjung untuk mandi, berjemur, berolahraga air, rekreasi keluarga dan bersantai menikmati kejernihan air lautnya dengan ombak yang sedang-sedang saja.
2. Tasik Putri Pepuyu
Tasik Putri pepuyu
Tasik Putri Pepuyu berlokasi Desa Tanjung Padang / Pulau Padang Merbau, merupakan daerah ditengah hutan lindung yang belum banyak disentuh oleh manusia sehingga belum ada kerusakan dan perubahan. Tasik Putri Pepuyu terkenal denga legenda tentang cinta Raja Terubuk dan Putri Pepuyu yang tidak kesampaian. Tasik Putri Pepuyu mempunyai potensi wisata seperti berkemah, berperahu dan lain-lain.


3. Tasik Nambus
Tasik Nambus
Tasik Nambus berlokasi di Desa Tanjung, pulau Tebing Tinggi, kira-kira 30 menit dengan menggunakan jalan darat dari pelabuhan Selat Panjang. Tasik Nambus dikelilingi hutan lindung, selama bulan syafar masyarakat setempat melakukan pemandian di danau ini.



4. PANTAI SELATBARU
Pantai Selat Baru merupakan pantai terindah kedua di Bengkalis setelah Pantai Rupat Utara. Nama Pantai Selat Baru sendiri diambil dari nama desa dimana pantai ini berada, Desa Selat Baru, yang juga menjadi Ibukota Kecamatan Bantan. Pemerintah Kabupaten Bengkalis telah menjadikan pantai tersebut sebagai salah satu objek wisata andalan.


Terbukti di kawasan itu digelar pesta pantai setiap tahunnya. Pada event tersebut diadakan berbagai perlombaan, seperti lomba perahu jong, gasing, dan layang-layang. Pengunjung juga dapat menyaksikan berbagai atraksi kesenian dan budaya tradisional daerah setempat.

Pantai Selat Baru memiliki hamparan pantai yang landai dan berpasir halus sepanjang 2 kilometer dengan jarak sekitar 200 meter dari bibir pantai. Gelombang laut di pantai ini relatif stabil, tidak lebih dari 1 meter, kecuali pada musim angin utara. Dari tempat ini membias biru Gunung Ledang di negeri jiran, Malaysia. Konon, di gunung itulah Hang Tuah dan Hang Jebat berkelahi. Sambil menikmati desir angin dan riak gelombang laut dari Selat Malaka, kehadiran elang laut yang terbang sambil memangsa ikan di pinggir pantai, menjadi pemandangan menarik bagi pengunjung.


Pantai Selat Baru Terletak di Desa Selat Baru, Kecamatan Bantan, Kabupaten Bengkalis, Provinsi Riau, Indonesia.
Pantai Selat Baru terletak di utara ibukota Kabupaten Bengkalis. Berjarak kurang lebih 7 (tujuh) kilometer dengan jarak tempuh sekitar satu jam menggunakan kendaraan roda dua atau roda empat. Dari Pekanbaru, pengunjung dapat menggunakan transportasi air dengan mengarungi Sungai Siak menuju pelabuhan Bengkalis. Jarak tempuhnya sekitar 5 (lima) jam. Akses lain yang dapat digunakan pengunjung adalah jalur darat. Yaitu, naik bus dari Pekanbaru menuju Kabupaten Siak melewati jalur lintas timur Sumatera. Jarak tempuhnya lebih kurang 2 (dua) jam. Dari pelabuhan Siak, kemudian perjalanan dilanjutkan dengan kapal cepat menuju pelabuhan Bengkalis dengan jarak tempuh sekitar 2 (dua) jam.


Di tempat ini pengunjung dapat melakukan berbagai kegiatan, seperti berjemur (sun burning) di pantai, berselancar (surfing), berperahu (boating), berenang (swimming), dan memancing (fishing). Kecuali itu, di kawasan tersebut juga dilengkapi dengan pelabuhan bertaraf internasional yang tinggal menunggu waktu pengoperasiannya dan kapal penyeberangan ferry (RO-RO) menuju Sungai Pakning, yang menghubungkannya dengan Riau Daratan dan kota-kota lain di Sumatera. Rencananya Pemerintah Kabupaten Bengkalis juga akan membangun bandar udara, sehingga memudahkan pengunjung yang datang…:



5.  Sungai pakning (Pemandangan bahari )
Sungai pakning merupakan kawasan daerah yang dekat dengan laut,karna itu sungai pakning bisa di tempuh dengan jalur laut dan darat..

oh ya..! apakah jalur udara  milik pertamina up 2 sei-pakning yang beralamat di desa Sungai selari masih beroperasi lagi pa kaga” nih, soal nya aq udah lama ga” dapat kabar,
karna dekat dengan laut maka nya sungai pakning boleh di katakan daerah yang panas terutama bagi masyarakat yang berada di sekitar bibir pantai.

sebenar nya Sungai pakning memiliki banyak potensi apabila di olah dengan sebaik mungkin.
masyarakat dan pemerintah daerah hendaklah bekerja sama di mana pemerintah membangun dan masyarakat lah yang merawat nya maka di pastikan akan di rasakan oleh masyarakat lokal,
bahkan sampai luar daerah pun akan datang.seperti pantai yang ada di desa Sepahat dan desa Tenggayun.

Ini adalah jepretan kamera saya yang awal nya hanya iseng-iseng aja, dan bukan sengaja untuk berniat memposting nya.tetapi karna saya perhatikan jepretan tersebut bagus juga ..!bertepat nya di pelabuhan umum sungai pakning. pemandangan yang luas membuat mata bebas memandang.
Jepretan selanjutnya ini di sa”t menaiki fhery penyebrangan menikmati indah nya pemandangan di laut yang luas & indah,dan di sentuh oleh udara yang segar.terasa mo terjun. hahahaha…mang nya itu kolam renang apa….laot tao…….!
untuk menjaga pemandangan tersebut dan menjaga kebersihan laut, marilah sama-sama kita jangan membuang sampah pada laut.karna laut bukan lah “tong” sampah. dan jagalah laut kita sebagai daerah penghasil ikan..! Hare

Artikel Terkait

=================================
- Berkomentarlah Yang Sopan
- Tidak Diperkenankan Memasukan Link Aktif Pada Isi Komentar
- Berkomentarlah Sesuai Dengan Content
=================================
EmoticonEmoticon